Kamis, 04 Maret 2010

Hand Phone, antara manfaat dan mudharat

Ada dulu ada sekarang, ada tradisional ada modern. Waktu akan selalu terus berjalan. Arus globalisasi membawa manusia untuk selalu bergerak dan berkreasi. Konsmsi masyarakat akan teknologi menjadikan dunia teknologi semakin lama semakin canggih. Komunikasi yang dahulunya memerlukan waktu yang lama, kini dengan teknologi segalanya menjadi sangat dekat dan tanpa jarak. Perkembangan teknologi menghasilkan inovasi-inovasi yang tak terbayangkan, membawa manfaat dan kadang juga membawa mudharat. Dan kadang juga membawa perubahan sosial yang berpengaruh dalam kehidupan kita.

Salah satu hasil teknologi yang masa sekarang banyak digandrungi oleh masyarakat adalah HP (Hand phone). Mulai orang dewasa sampai anak-anak Sekolah Dasar, mereka sudah menggunakan alat ini. HP merupakan alat komunikasi wireless, yaitu komunikasi bergerak tanpa kabel yang biasa dibilang dengan Mobile Device. Perkembangan teknologi seluler yang cepat sekali, menjadikan fungsi HP tidak digunakan sebagai alat komunikasi saja. Banyak fungsi yang dapat kita lakukan dengan HP, selain untuk melakukan dan menerima panggilan atau mengirim dan menerima pesan, HP juga dapat digunakan untuk menyimpan informasi, membuat daftar kegiatan atau perencanaan pekerjaan, mencatat appointment (janji pertemuan) dan dapat disertakan reminder (pengingat waktu), kalkulator, mengirim dan menerima email, mencari informasi (berita, hiburan, olah raga,dll) dari internet. Semua orang sepakat bahwa alat ini banyak memberikan manfaat, tapi disadari atau tidak alat ini juga dapat mendatangkan mudharat. Sebagaimana senjata, adanya manfaat atau mudharat tergantung pada orang yang menggunakannya.

Data analisis yang diambil dari sekian mahasiswa yang tinggal di asrama menunjukkan bahwa mereka menggunakan layanan internet via HP, baik untuk mencari berita ataupun sekedar chating menghabiskan waktu 4-5 jam perhari. Dimulai dari sebelum berangkat ke kuliah, dalam ruang kuliah, dan sepulangnya dari kuliah. HP dapat membantu mereka dalam aktivitas belajar. Mereka dapat memperdalam materi yang telah diberikan oleh dosen melalui layanan internet yang dapat dibrowsing langsung lewat HP mereka. Dan apabila mereka menemukan permasalah yang belum terjawab, mereka dapat mencarinya lewat mesin pencari (google), yang akan memecahkan permasalahan tersebut, dan juga dapat memperkaya wacana informasi yang mereka butuhkan.


HP telah menjadi candu pada diri kita

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa HP sekarang seakan-akan telah menjadi asisten pribadi kita. Dimanapun kita berada HP tidak akan pernah lepas dari diri kita. Mulai dari tidur sampai akan tidur kembali, hampir utuh 24 jam HP tidak lepas dari diri kita. Bahkan ketika tidurpun dia masih digenggaman walaupun masih dalam keadaan dicharger. Banyak alasan kenapa kita tidak bisa lepas dari alat ini, entah menulis atau membaca pesan atau sekedar mengecek saja. Kadang membuka HP hanya iseng tidak ada tujuan yang berarti, entah buka-buka images atau aplikasi atau main games atau dengar musik, dan masih banyak alasan lain.

Coba seandainya kecanduan HP ini diganti dengan membaca buku, maka berapa banyak pengetahuan dan informasi yang kita dapat. 4-5 jam digunakan untuk membaca, tentu sudah bisa menamatkan satu buku, mungkin juga bisa lebih dari satu. Coba kalau perhari bisa membaca satu buku sampai khatam, sebulan berarti bisa menamatkan 30 buku. Jika budaya membaca ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia, tentu kesan bahwa negara ini sangat jauh ketinggalan dengan negara lain dalam hal konsumsi buku secara berangsur akan hilang. Data menunjukkan semakin maju suatu negara akan diimbangi dengan konsumsi buku yang semakin banyak pula.


HP telah dilengkapi dengan berbagai aplikasi yang menarik

Semakin berkembangnya produksi HP di tengah-tengah masyarakat, semua perusahaan produksi HP berlomba-lomba mengeluarkan produk yang tercanggih dan terbarunya. Begitu pula masyarakat, tidak akan puas menggunakan HP yang biasa saja, tapi dia akan berusaha dan mempunyai keinginan untuk mencoba HP yang terbaru tersebut. Karena semakin canggih suatu tipe HP maka semakin banyak pula aplikasi-aplikasi yang bisa dibuka lewat HP tersebut. Taruh contoh aplikasi untuk layanan cahating, banyak sekali jenis-jenis program chating yang didesain khusus untuk bisa dinikmati para pemakai lewat HP. Seperti: Yamee, Nimbuzz, Mig33, Spider, Pakimig, YMTiny, Ebuddy, Qeep, IMIchat, dan lain sebagainya.

Salah satu aplikasi yang banyak disukai orang pada saat-saat ini adalah Facebook. Aplikasi ini dapat dibuka lewat PC atau laptop yang terhubung internet, tapi sebagian besar para pemakai aplikasi ini lebih suka dan lebih nyaman membukanya lewat HP. Facebook merupakan gabungan fitur-fitur yang ada di jejaring-jejaring sosial yang lain yang menjadikan penggunanya sulit melepas darinya. Bisa dibilang aplikasi ini adalah jejaring sosial yang paling komplit fiturnya, sehingga kita sendiri kadang tidak sadar duduk berjam-jam lamanya sibuk dalam aplikasi ini. Bahkan yang anehnya lagi pengguna aplikasi ini lama kelaman sudah keluar dari tujuan awal pemakaian. Awal niatnya silaturrahim, malah kebablasan ngelantur ngobrol yang tidak bertepi. Niat awal saling mengingatkan lewat komentar, malah kebablasan mengomentari status-status orang yang tidak butuh komentar. Niat awal untuk menghibur lelah dari pekerjaan, malah ngambil porsi waktu lebih banyak dari bekerja.

Satu hal yang harus kita ingat agar kita tidak terbius dalam fasilitas ini, hendaknya kita selalu mengingat tujuan awal dalam penggunaan fasilitas ini, kalau terasa sudah mulai larut dari tujuan awal maka cepat-cepat untuk kembali. Suatu perusahaan di AS melarang para karyawannya membuka Facebook dalam jam-jam kerja, karena hal itu dapat mengurangi kosentrasi dan keseriusan dalam menyelesaikan tugas.


Pengaruh HP terhadap pergaulan remaja

Hasil kemajuan teknologi seperti HP, akan membawa pengaruh terhadap pergaulan, khususnya dalam dunia pergaulan remaja. Masa remaja merupakan masa pencarian jati diri (looking for identity). Pada masa ini mereka sangat rentan terpengaruh lingkungan sekitar mereka. Miliu tersebutlah yang akan membentuk kepribadian mereka. Orang yang gagal dalam pencarian jati diri akan terperosok dalam kehidupan yang kurang baik. Dia terbawa oleh arus, tidak dapat mengendalikannya. Munculnya HP dikalangan remaja menjadikan suatu tantangan tersendiri. HP merupakan simbol gaul bagi mereka. Mereka akan merasa PD ketika memiliki HP yang terbagus. Dari sinilah mulai retaknya pergaulan diantara mereka yang mengarah pada dikotomi dalam tatanan sosial.

Pengaruh ini tidak hanya terjangkit pada kalangan remaja umum saja, remaja yang mempunyai background agamapun bisa terkena pengaruh ini. Katakanlah fasilitas chating, yang rata-rata semua HP bisa mengoperasikannya. Dalam dunia chating ini system control tidak berfungsi lagi. Mereka leluasa ngobrol tentang apa saja dan dengan siapa saja tanpa ada control social. Ghaddul bashar yang awalnya bisa diamalkan, belum tentu bisa dipertahankannya dalam dunia chating. Pada awalnya mereka malu untuk melakukan komunikasi dengan lawan jenis, pada dunia ini tidak ada lagi pembatas diantara mereka. Mereka bebas mendiskusikan apa saja yang ada dalam pikiran mereka. Pada akhirnya etika-etika pergaulan mulai pudar dalam kehidupan mereka.

Pergaulan yang sehat adalah pergaulan yang menjaga keharmonisan. Sehingga pergaulan tersebut menjadi indah. Menjaga tutur kata yang baik dan sikap yang tepat. Akhlaqul karimah merupakan system control dalam pergaulan kita, yang akan selalu mengontrol dan mengarahkan pada pergaulan yang baik dan benar.


HP membawa pengaruh sosial dalam kehidupan bermasyarakat

Pengaruh HP pada individu dapat menjauhkan diri dari lingkungan sosial. Manusia yang dulunya tidak terlepas dari bantuan orang lain, kini menjadi manusia individual yang lebih mengutamakan kebutuhannya sendiri. Karena dengan adanya HP mereka bisa mendapatkan informasi tanpa harus menemui orang lain atau nara sumber.

Orang yang sudah terkena candu HP, kepekaan sosialnya sedikit demi sedikit akan luntur. Sebuah kasus bercerita, seorang anak sedang asyik chating lewat HPnya di rumah, kemudian datang ibunya dari pasar yang membawa barang belanjaan banyak penuh dikedua tangannya. Tapi apa reaksi anak tersebut jangankan membantu membawakan barang belanjaan itu, kedatangan ibunya saja dia tidak menyadarinya. Contoh kasus lain yang dekat dengan kita, seorang teman yang sedang berlayar di dunia facebook, kemudian kita menanyakan suatu hal kepada dia, sering kita mendapatkannya tidak menjawab pertanyaan kita dengan serius, dia lebih fokus dalam dunia mayanya.

Pada dasarnya, kebutuhan manusia sangatlah banyak. Namun kebutuhan yang paling pokok adalah kebutuhan sosial. Manusia tidak akan bisa hidup tanpa kehadiran orang lain. Kebutuhan sosial disini tidak sebatas berinteraksi sesama begitu saja, namun harus menjaga pilar-pilar yang menjadikan interaksi itu indah dan bahagia. Harus adanya saling menolong, memberi, menasehati, menghormati, itsar, dan lain sebagainya. Semoga pilar-pilar keindahan bersosial ini tidak pudar hanya karena kepentingan pribadi.

Tulisan ini ditujukan pertama kali kepada penulis, supaya lebih pandai dalam mengatur waktu. Dan sebagai pengingat bahwa kebutuhan yang berlebihan terhadap HP akan mengurangi volume kebutuhan yang lain yang lebih penting. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar